Bacaan doa qunut dan asal-usulnya

Loading...
Advertisement


loading...

Bacaan doa qunut dan asal-usulnya | Baiklah, kali ini bacaandoa.com akan menyajikan bacaan doa qunut dan asal-usul bermulanya membaca doa qunut. Sebelum kita masuk dalam bacaan doa qunut maka alangkah bagusnya kita membahas asal usul kenapa qunut bisa diadakan. Qunut berawal dari apa yang dikatakan oleh Anas r.a bahwa “Telah datang suatu rombongan ke Nabi Muhammad Saw, rombongan dair orang-orang Arab Badawi itu datang untuk menemui Nabi Muhammad Saw, rombongan tersebut adalah rombongan dari ahli Najd, yaitu rakyat yang ada di pedalaman semenanjung tanah arab yang disebut sebagai Riyad. Mereka terdiri dari orang-orang badawi yang dipmpin oleh Abu Ubara’ itu datang ke Nabi Muhammad Saw, kemudian berkata hantarkan bersama kami beberapa orang yang bisa mengajar kami akan sunnah dan Al-Quran. Lalu Nabi Muhammad Saw mengantarkan kepada mereka sebanyak 70 orang laki-laki dari kalangan Anshor yang dikenali sebagai ahli Qurra’ yakni mereka yang mengaji dan membaca Al-Quran. Dari kalangan mereka, wahai bapa saudaraku (bapa saudara dari Anas r.a, yang adik beradik kepada ibunya) Haram bin Milham yang dimana mereka itu membaca Al Quran, dengan mempelajari di saat malam dan mengajinya dan ialah mereka tersebut di saat siang datang untuk mengangkut air dan mereka kemudian meletakkan air pada masjid dan mereka akan mencari kayu dan mereka kemudian menjualnya dan untuk membeli dengannya untuk makanan dan diberikan kepada ahli sufah (orang-orang yang faqir dan tak ada keluarga yang tinggal di daerah serambi rumah Nabi muhammad Saw seperti ABu Hurairah) dan orang-orang faqir lainnya. Maka Nabi Muhammad Saw mengantarkan mereka kepada golongan Qurra yakni orang Badawi. Kemudian mereka orang-orang Badawi yang kafir tersebut sudah melakukan terhadap mereka maka membunuh mereka sebelum sampai pada tempat yang akan dituju dan mereka berkata sebelum dibunuh: “Ya Allah Ya Tuhan kami, sampaikanlah berkenaan kami kepada Nabi bahwa kami sesungguhnya kami sudah menemui-Mu dan kami redha kepada Engkau dan Engkau ridha kepada kami” dan datanglah seseorang dari kalangan musuh sampai menembusnya. Lalu Haram mengatakan: “Aku sudah berjaya demi Tuhannya Kaabah”. Maka Rasulullah bersabda:”Seungguhnya wahai saudara-saudara kamu sudah dibunuh dan seungguhnya mereka sudah berdoa:”Wahai Tuhan kami, sampaikanlah berkenaan kami kepada Nabi bahwa kami sesungguhnya telah kami menemuoi ENgkau dan kami ridha kepada Engkau dan Engkau ridha kepada kami, Wahai Tuhan Kmi” (Hadits Riwayat al-Bukhari dan Muslim, dan ini lafaz muslim).

Bacaan doa qunut dan Asal-Usulnya

bacaan doa qunut

Nah itulah asal usul mengapa qunut muncul, berikutnya inilah bacaan doa qunut yang selalu kita baca pada saat i’tidal atau berdiri di ruku terakhir pada sholat subuh dan di Sholat Witir. Kata Qunut itu sendiri berasal pada kata “Qanata” yang berarti itu patuh dalam mengabdi (diperuntukkan kepada Allah). Adapun hukum membaca doa qunut ialah hukumnya sunnah muakkad atau ab’ad atau sunnah yang sudah diperkuat. Namun tetapi pada pelaksanaannya masih ada perbedaan mazhab dari imam dan ulama

loading...

Adapun untuk lafaz bacaan doa qunut yang berbahasa arab yaitu”

اَللّهُمَّ اهْدِنِىْ فِيْمَنْ هَدَيْتَ
وَعَافِنِى فِيْمَنْ عَافَيْتَ
وَتَوَلَّنِىْ فِيْمَنْ تَوَلَّيْتَ
وَبَارِكْ لِىْ فِيْمَا اَعْطَيْتَ
وَقِنِيْ شَرَّمَا قََضَيْتَ،
فَاِ نَّكَ تَقْضِىْ وَلاَ يُقْضَى عَلَيْكَ
وَاِ نَّهُ لاَ يَذِلُّ مَنْ وَالَيْتَ
وَلاَ يَعِزُّ مَنْ عَادَيْتَ
تَبَارَكْتَ رَبَّنَا وَتَعَالَيْتَ
فَلَكَ الْحَمْدُ عَلَى مَا قَضَيْتَ
وَاَسْتَغْفِرُكَ وَاَتُوْبُ اِلَيْكَ
وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدَنَا مُحَمَّدٍ النَّبِيِّ اْلاُمِّيِّ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ

pengejaan dari bacaan doa qunut yaitu:
Allah hummahh dinii fiiman hadait, Wa’aa finii fiiman ‘affaith, Watawwalanii fiiman tawal-laiith, wabaariklii fiimaa a’thaith, Waqinii syarramaa qadhaith, Fainnaka taqdhii walaa yuqdha ‘alaik, Wainnahu laayadzila man walaith, Walaa ya’izzu man ‘aadaith, Tabaa rakta rabbanaa wata’aalaith, Falakalhamdu ‘alaa maaqadhaith. Astaghfiruka wa’atuubu ilaik, Wasallallahu ‘ala Sayyidina Muhammadin nabiyyil ummiyyi, Wa’alaa aalihi washahbihi Wasallam.

Ayat bacaan doa qunut ini berarti bahwa:
Ya Allah tunjjukkanlah akan daku sebagaaimana mereka yang telahh Engkau Tunjukkan dan Berilahh kesihatan kepadakuu sebagaimanaa merekaa yang Engkauu telah berikan kesihatann. Dan periharalahh daku sebagaimanaa orang yang telahh engkau peliharakann dan berilahh keberkatann bagikuu pada apa-apa yang telah Engkau kurniakann. Dan selamatkan akuu dari bahaya kejahatan yang Engkkau telah tentukan, Maka sesungguhnya Engkauulah yang menghukum dan bukan kenaa hukum, Maka sesungguhnya tidakk hina orang yang Engkau piimpin, Dan tidak mulia orangg yang Engkau memusuhinyaa, Maha Suci Engkauu wahai Tuhan kami dann Maha tinggi Engkau, Maha bagi Engkau ssegala pujian di atass yang Engkau hukumkann, Ku memohonn ampun dari Engkauu dan aku bertaubatt kepada Engkau, (Dan semoga Allah) menccurahkan rahmat dan sejahtera ke atass junjungan kami Nabi Muhammad, keluargaa dan sahabatnya.

Pada praktek bacaan doa qunut diatas ialah untuk orang yang akan menjadi ma’mun atau yang sholat sendiri maka mesti dibaca “Allah hummah DINII fiiman hadaith”. Akan tetapi, jika anda menjadi seorang imam, maka bacaannya akan digani menjadi “Allah hummah DiNAA fiiman Hadaith dan secara seterusnya. Sebab makna perkataan “NII” (DINII) akan merujuk kepada diri kita sendiri (saya) dan kata “NA” (DINA) akan merujuk untuk orang yang banyak (kita).

Perlu diketahui bahwa dalam bacaan doa qunut itu terbagi menjadi dua yaitu pertama qunut shalat dimana qunut yang akan dibaca pada waktu sedang i’tidal atau berdiri setelah ruku pada setiap akhir rokaat di shalat witir dan shalat shubuh dan Kedua yakni Qunut Nazilah yang dilaksanakan atau dibacakan pada saat terjadi suatu bencana.

Demikianlah bacaan doa qunut shalat, semoga apa yang ada diatas bacaan doa qunut ini akan bermanfaat bagi kita semua. AMIN.

About these ads
Bacaan doa qunut dan asal-usulnya | Nur | 4.5